Selasa, 31 Juli 2012

Grafologi: Analisis Tulisan Tangan



Grafologi: Analisis Tulisan TanganKepribadian Manusia Dapat Diintip dari Tulisan Coretan Tangan!

Mau tahu bagaimana cara menganalisis tulisan tangan ? 

Definisi grafologi adalah seni membaca karakter tulisan tangan. Tulisan tangan mirip sidik jari-setiap orang memiliki ciri khusus. Kalaupun ada dua orang memiliki tulisan tangan yang sama, jika anda perhatikan, pasti akan terlihat bedanya.
Tulisan tangan terbentuk dari rangsangan kecil dari otak sehingga sering sekali para ahli grafologi menyebut tulisan tangan adalah “tulisan otak.” Grafologi merupakan sebuah ilmu yang empirik, karena ilmu ini dibuktikan berdasarkan fenomena dalam satu populasi dan ada kuantifikasi hasil atau ada hasil dari uji statistik yang bisa dipertanggungjawabkan.
Kegunaan grafologi bisa kita lihat sejak 6000 tahun yang lalu, di masa Cina kuno. Pengetahuan mereka berpindah ke orang Yunani dan Romawi, dan Kaisar Nero menggunakannya untuk menentukan orang yang bisa ia percaya.
Buku pertama yang muncul tentang tulisan tangan ditulis oleh orang Italia, Camillo Baldi pada tahun 1622. Namun, kata ‘grafologi’ sesungguhnya diungkapkan oleh Jean Michon, orang Perancis, pada abad ke-19. Kata tersebut datang dari bahasa Yunani ‘graphí’ yang berarti menulis, dan ‘ology’ yang berarti ilmu.
Michon membentuk Graphological Society (Lembaga Grafologi) di Paris, yang berkembang sampai masa Perang Dunia Kedua (1939-1945). Penulis Edgar Allan Poe juga mempelajari tulisan tangan dan mempublikasikan penemuannya, serta menyatakan kata ‘autograph’ untuk menjelaskan pendekatannya.
Grafologi dipelajari di Klinik Psikologi Harvard tahun 1930 oleh Gordon Allport, dan pada tahun 1955 Klara Roman dan George Staemphli mengembangkan faktor-faktor penting untuk menilai karakter dari tulisan tangan. Di banyak universitas Eropa, grafologi adalah bagian dari kurikulum untuk jurusan psikologi.
Sekarang ini banyak area dalam hidup di mana grafologi dianggap sangat berguna. Menilai tulisan tangan sangatlah membantu dalam banyak bidang saat ini. Contohnya dalam bidang pendidikan, kita dapat mengetahui bakat dan minat seseorang, pelaku kekerasan di sekolah, dan dapat pula digunakan untuk bimbingan atau BK.
Grafologi juga digunakan di bidang kriminalitas, forensik, dan konseling. Analisis tulisan tangan sangat penting dalam menentukan apa ada dokumen yang dipalsukan, karena masih tetap bergantung pada fakta bahwa tiap orang menulis dengan cara yang berbeda dan variasi sekecil apapun bisa diketahui. Grafologi juga bisa digunakan para ahli untuk mendiagnosis penyakit mental, dan bisa digunakan oleh polisi untuk mendapatkan gambaran tentang kesehatan mental dari tersangka.
Jadi bagaimana anda bisa menggunakan grafologi dalam kehidupan sehari-hari? Anda bisa menggunakannya untuk mendapatkan ide yang keren tentang karakter dan kemampuan diri anda, dan juga untuk mendapatkan pengertian yang lebih mendalam dari teman dan juga keluarga anda. Kalau anda bisa melihat tulisan tangan seorang cowok atau cewek, ini bisa memberi anda petunjuk seperti seberapa bagus dia bila menjadi teman kencan dan apakah anda berdua akan cocok atau mengalami kendala dalam menjalani hubungan.
Bagi anda yang menaruh minat dan ingin mempelajari grafologi, perlu diingat bahwa grafologi, seperti seni lainnya, perlu diperlakukan dengan hormat. Sangat tidak adil untuk mengambil contoh tulisan tangan seseorang lalu dibagi-bagikan ke teman-teman anda tanpa diketahui orang tersebut! Juga, jangan menyuruh orang untuk memberi contoh tulisannya tanpa sepengetahuan mereka.
Mereka punya hak untuk menjaga privasinya, dan anda akan punya kesenangan yang lebih banyak lagi dengan tulisan orang yang benar-benar mau ambil bagian dan yang bakal memberi tahu kalau anda ‘bisa menilai’ apa tidak-dengan begitu anda belajar lebih banyak lagi. Dalam grafologi juga, seseorang akan semakin ahli sejalan dengan jam terbang (learning by doing).
Tips Membaca Kepribadian dari Tulisan Tangan
1. Besar Kecilnya Tulisan.
Dilihat dari sudut pandang besar kecilnya tulisan terdapat empat kriteria penting yaitu : kecil, sedang, besar, dan sangat besar.
  • Tulisan yang berukuran kecil menunjukkan sifat pendiam, sering menyendiri tapi punya otak yang cemerlang dan pikirannya selalu ilmiah. Orang dengan tulisan seperti ini nalarnya logis.
  • Tulisan tangan yang ditulis kecil-kecil tapi jelas mudah untuk dibaca menunjukkan penulisnya pandai, juga punya konsentrasi kuat, walau sayang tipe ini kadang suka sekali menonjolkan keilmuannya. Sedangkan jika tulisan tangan kecil dan susah membacanya berarti sang penulis adalah orang bertipe mandiri dalam hidupnya.
  • Tulisan tangan sedang, mengandung makna bahwa penulisannya adalah orang yang sangat terpaku kepada tradisi kuno, atau hal-hal yang bersifat formil modern. Tipe ini sangat jitu dalam penggunaan logika untuk dasar referensi keputusan-keputusannya.
  • Jenis tulisan tangan yang besar menunjukkan besarnya ambisi seseorang namun murah hati dan selalu ingin dihargai oleh orang lain, di samping suka melebihkan omong-omongan yang kurang perlu. Sedangkan untuk jenis tulisan tangan yang sangat besar menunjukkan bahwa penulisnya sangat hati-hati dalam segala hal, gemar membuat perhatian bagi sekelilingnya, banyak over aktingnya dalam mencari perhatian, ingin selalu tampil di depan, karena dia gemar berpetualang kemana-mana, mengikuti panggilan jiwanya.
2. Gaya Tulisan.
Dalam spesifikasi Gaya Tulisan ini terbagi ke dalam lima sub. Masing-masing, adalah :
2.1 Gaya Sambung Biasa
Orang yang punya model tulisan begini biasanya senang memberi respon pada setiap masalah, bisa menerima ide dari orang lain, mudah bergaul dan disenangi teman. Baginya berbakat untuk menjadi seorang pemimpin.
2.2 Gaya Sambung Berbentuk Petak
Mengandung arti penulisnya mudah dipengaruhi, selalu menilai enteng setiap persoalan, hingga tindakannya kadang terkesan sembrono, tanpa pemikiran matang.
2.3 Gaya Sambung Berliku
Tulisan yang banyak luka-likunya, mengandung makna bahwa penulisnya sangat formil, hati-hati dan sering menonjolkan status, namun umumnya sifat mereka pendiam, gemar menyendiri dan biasanya banyak memiliki keahlian atau bakat.
2.4 Gaya Lurus dan Lancip
Tulisan tangan model demikian menunjukkan penulisnya orang agresif, sangat tekun mengerjakan sesuatu, walau kadang enggan berkompromi dengan orang lain. Bila lancipnya pada huruf awal saja maka pertanda dirinya orang yang banyak mengalami konflik psikologis, sehingga kadang bersikap agresif.
2.5 Gaya Campuran
Bentuk tulisan bersambung yang tak karuan menuliskan cepat, dan kadang sukar membacanya hal ini mengandung arti bahwa penulisnya adalah orang yang biasa berpikir cepat, kreatif tapi paling tersinggung kalau dikritik. Bahkan, bila tidak sesuai dengan kehendaknya jangan harap orang bisa mendapatkan bantuannya karena dia paling doyan mengelak dalam memberi pertolongan.
3. Kemiringan Tulisan
Bentuk kemiringan tulisan tangan, apakah itu miring ke kiri atau ke kanan, atau tegak lurus.
  • Mereka yang tulisannya miring ke kiri menunjukkan penulisnya bersikap tertutup (introvet). Segala sesuatu diukur menurut penilainnya sendiri atau menurut ukuran masa lampau. Disamping mempunyai sikap konservatif, orang dengan tipe tulisan ini sangat individualis.
  • Jenis tulisan miring ke kanan, menandakan orang yang ramah, aktif dan bersikap terbuka (extropet), berani menghadapi tantangan baru. Dalam bekerja kata hatinya merupakan power yang penting, tapi dalam hal yang kurang dikuasai dia lebih banyak untuk menanyakan kepada ahlinya.
  • Tulisan tangan yang bentuknya tegak, mengandung arti bahwa penulisnya adalah tipe orang yang tak suka banyak diatur. Baginya dia adalah miliknya sendiri, kebebasan menjadi hobinya dalam mengerjakan sesuatu tindakan, namun kontrol diri tidak pernah lepas dalam memilah dan memilih hal yang dianggapnya positif.
4. Tekanan Tulisan
  • Bila kita memperhatikan bekas tulisan tangan seseorang akan ditemukan tampak goresan tekanan tulisan seperti tercetak di baliknya. Dengan memperhatikan bekas goresan yang tercetak di balik kertas kita akan dapat mengetahui dan menebak bagaimana kepribadian dan tingkah laku si penulisnya.
  • Tekanan yang halus berarti pembawaannya tenang, tapi mudah atau tidaknya dibaca itu bukan persoalan. Sedangkan tulisan yang bekas tekanannya tercetak jelas dibelakangnya menandakan penulisnya punya sifat kaku dan formal. Karenanya orang ini sulit untuk bisa cepat menyesuaikan diri dalam pergaulan, namun dia menganggap bersikap demikian penting baginya agar dihargai orang lain.
5. Bentuk Huruf Awal
Diantara orang ada yang gemar memainkan bentuk tulisannya, terutama bentuk awal tulisannya. Beberapa ciri dan kecenderungan karakter si penulis adalah sebagai berikut :
5.1 Bentuk Jangkar
Disebut bentuk jangkar karena memang huruf awal tulisnya dalam bentuk jangkar. Tulisan ini memberi tanda bahwa yang memiliki tulisan cenderung bersikap kurang dewasa dan kurang percaya diri dalam menjalani hidup. Dia banyak bersikap pasif.
5.2 Bentuk Busur
Disebut bentuk busur karena memang bentuk awalnya membentuk busur seperti ditarik. Pemilik tulisan ini biasanya cepat puas dengan hasil yang dicapai, dan hidupnya sangat berpandangan kuat akan nilai-nilai religius.
5.3 Bentuk Memanjang
Huruf awal memanjang yang dituliskan pelan-pelan, menunjukkan bahwa orangnya terlalu berhati-hati dalam merencanakan masa depan. Panjanganya huruf awal menunjukkan kelambatan kerja dan pemborosan waktu.
5.4 Bentuk memanjang dari bawah
Bentuk memanjang dari bawah bila digoreskan secara kilat menunjukkan penulisannya orang yang agresif dan cepat menyelesaikan pekerjaan, disamping gemar melakukan berbagai eksprimen.
6. Bentuk Huruf Akhir
Bentuk akhir kata yang dituliskan, menunjukkan sikap sosial dan kualitas penulisnya. Tentang huruf akhir ini ada tiga model. Masing-masing, adalah :
  • Bila huruf akhir suatu kata ditulis memanjang, mengandung pengertian bahwa orang itu memiliki kemurahan hati, rasa sosialnya besar.
  • Bila huruf akhir memanjang ke atas, berarti penulisnya menyukai kemewahan, disamping idealis dan punya semangat yang tinggi.
  • Bila huruf akhir menyilang berarti tidak segan mengritik diri sendiri apabila perbuatannya memang salah atau keliru.
Spasi Tulisan Juga diperhatikan dalam Grafologi
Spasi antarkata dan antarhuruf mengungkapkan seberapa murah hati atau jahatnya seseorang, seberapa mudah bergaul, dan tingkatan diskriminasi yang dia gunakan dalam memilih teman.
  • Lebar: berasosiasi dengan jarak, separasi, pelepasan.
  • Sempit: berasosiasi dengan kedekatan, kualitas gelisah, ketidakleluasaan.
Tolok ukur: satu huruf. Jika jarak antarkata kurang dari satu huruf, dikatakan sempit (kecil). Jika lebih dari satu huruf, dikatakan lebar (besar).
  • Spasi kecil antarhuruf: mengindikasikan kebutuhan akan orang lain dan kehidupan sosial yang penuh. Bila sangat kecil: berpandangan picik dan gelisah, tidak terbuka.
  • Spasi lebar antarhuruf: menunjukkan kehati-hatian dan kewaspadaan dalam memilih kenalan, terisolasi.
  • Spasi kecil antarkata: tanda ketidakmampuan untuk membuat rencana dan rendahnya kemampuan dalam organisasi, posesif, tergantung, memiliki sikap bermusuhan, membutuhkan orang lain, mudah bergaul, memiliki sifat sosial tinggi.
  • Spasi lebar antarkata: tanda kemampuan untuk melihat ke depan secara objektif, ingin menjaga jarak dengan orang lain, berhati-hati dalam setiap hubungan, suka menyendiri, cenderung tidak percaya pada orang lain.
  • Spasi antarbaris kecil: suka terlibat langsung dengan tindakan.
  • Spasi antarbaris lebar: tanda ketidakmampuan dalam membuat perencanaan, suka berada di balik layar, menjaga jarak, mengamati dengan seksama.
Marjin dan Kemiringan Tulisan juga Mengungkap Karakter Seseorang
Mengungkapkan kualitas pendidikan dan sosial.
  • Marjin atas lebar: cenderung menarik diri dan menjaga jarak dengan orang lain, bersifat formal, hormat terhadap orang lain.
  • Marjin atas sempit: menyukai formalitas.
  • Marjin bawah lebar: rasa takut terhadap seks, idealis, kurang bersahabat, mementingkan keterampilan luar, adanya trauma emosional.
  • Marjin bawah sempit: mempunyai naluri suka menimbun, sok akrab, kurang hati-hati, sentimental, materialistis, mudah lelah, kurang bisa berkomunikasi.
  • Marjin kiri lebar: latar belakang kebudayaan yang baik, intelejensi, rasa seni, selalu ingin berkembang dan aktif.
  • Marjin kiri sempit: persahabatan yang tidak pandang bulu, picik, pendiam, hipersensitif, hati-hati, ingin menghindari tekanan.
  • Marjin kanan lebar: ketakutan akan masa depan.
  • Marjin kanan sempit: pendekatan lebih berhati-hati terhadap calon teman dan dunia secara umum, kurangnya sikap memilih-milih, murah hati, sembrono, ketidaksabaran, ingin segera keluar dari masalah.
  • Rata: memiliki pikiran yang teratur dan mata yang artistik.
  • Satu halaman penuh tulisan tanpa ada jarak spasi: picik, banyak bicara.
  • Satu halaman hampir semuanya bermarjin: penakut, tertekan, tidak pernah puas.
  • Marjin kiri acak-acakan: depresi temporer.
  • Marjin kiri semakin melebar ketika tulisan turun: bermakna tulisan cepat dan spontan, kesulitan untuk menggunakan waktu.
  • Marjin kiri semakin menyempit ketika tulisan turun: cenderung memulai tugas yang berani.
  • Marjin sempit di sisi kiri dan kanan: tidak melihat berbagai hal dari segi pandangan masyarakat lainnya, tidak melihat dirinya dengan baik.
  • Marjin kiri tidak rata: tidak bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat, suka melawan, suka menyimpang, tidak disiplin.
  • Tidak ada marjin: sibuk, berusaha keras, pelit, egois.
KEMIRINGAN
Ke kiri: berhubungan dengan masa lalu dan hal-hal yang negatif.
Vertikal: berhubungan dengan pengendalian dan formalitas.
Ke kanan: berhubungan dengan masa depan dan hal-hal yang positif.

  • Ke kanan: ekstrover, kepribadian yang bebas disertai kebutuhan dan kapasitas untuk kontak manusiawi, keinginan memberi dan menerima afeksi, mudah berkomunikasi, bersahabat, responsif, suportif, kurang sabar, tidak tenang, tergesa-gesa, aktif. Positifnya: keaktifan, simpati, kemampuan bergaul. Negatifnya: ketidaksabaran, ketergesa-gesaan, kepanikan.
  • Terlalu ke kanan: makin suka bergaul tetapi dengan kendali emosi yang lebih rendah, mudah bosan, mudah gelisah, banyak teman dekat
  • Sedikit ke kanan: membutuhkan orang lain, berpandangan ke luar, ekstrover
  • Ke kiri: introver, dituntun oleh pikiran ketimbang emosi, mudah tersinggung. Positifnya: kontrol diri, sikap hemat, pemikiran yang konservatif. Negatifnya: keegoisan, ketakutan terhadap masa depan, mengucilkan diri
  • Terlalu ke kiri: introspektif, gugup, pemimpi
  • Sedikit ke kiri: banyak menggunakan pikirannya, agak introver
  • Vertikal: independen, tidak ekstrover dan juga tidak introver, tidak tergantung pada orang atau sesuatu yang lain. Positifnya: kenetralan, dominasi pemikiran, kontrol diri, penjagaan jarak. Negatifnya: keegoisan, tidak berbelas kasih, sikap dingin, dan kaku.
  • Bervariasi (ada ke kanan, ada ke kiri): kepribadian yang serba guna tetapi kerap tidak stabil, mudah berubah, kerap murung, kerap terombang-ambing antara kata hati dan kendali (pikiran dan emosi).
Tulisan yang dasarnya tetap, kuat, dan lurus menunjukkan orang yang suasana hatinya terkendali. Dia tidak mudah digoyahkan orang lain dan mempunyai keseimbangan yang baik, berterus terang, dan tekun.
Turun: berhubungan dengan depresi, lelah, ketidakjujuran, kesedihan, pesimisme
Datar: berhubungan dengan ketenangan dan stabilitas luar.
Naik: berhubungan dengan penuh harapan, ambisi, kejujuran, aktivitas, motivasi dan sukses.
  • Miring ke atas (menaik): menunjukkan ambisi dan optimisme, orang yang teratur, berperasaan dan bertanggung jawab, suka bergaul, menyenangkan.
  • Menaik tiruan (garis dasar menaik tetapi jatuh pada bagian akhir): mudah menyerah.
  • Miring ke bawah (menurun): menunjukkan pesimisme dan depresi, kelelahan mental dan fisik.
Makin tinggi sebuah garis menanjak, makin ambisius dan optimistis. Makin jauh kemiringan ke arah bawah, makin besar pesimisme.
  • Bervariasi: mengungkapkan suasana hati, mudah mengesampingkan akal sehat guna memberi tempat kepada perasaan. Mungkin dia tidak sabar dan tidak dapat diandalkan.
  • Membentuk kurva (menaik kemudian menurun) atau cembung: mudah menyerah, memulai pekerjaan dengan semangat dan antusiasme yang tinggi tetapi kemudian kehilangan semangat.
  • Membentuk kalung (menurun kemudian menaik) atau cekung: jalan untuk mencapai tujuan, memulai suatu pekerjaan dengan semangat dan antusiasme rendah tetapi kemudian sangat bersemangat.
  • Lurus: stabil, terkendali.
  • Sangat lurus: bertindak dangkal seolah-olah terkendali.
  • Tiap kata naik: sedang bahagia
  • Tiap kata turun: tidak bahagia
Tips Membaca Coretan-Coretan Tangan di Tulisan
Anda suka corat-coret? Kalau tanpa sadar anda suka mencorat-coret di kertas ketika bosan, coba perhatikan gambar apa yang sering anda buat. Soalnya coretan yang anda buat itu bisa mencerminkan kepribadian anda lho. Penasaran ‘kan? Simak uraian berikut!
  • Binatang = mencerminkan bagaimana memandang diri sendiri. Jika menggambar hewan peliharaan berarti memiliki pribadi yang ramah. Hewan kecil mengindikasikan perasaan takut yang tersembunyi. Sedangkan hewan liar mencerminkan agresivitas.
  • Tanda panah = Tanda panah ke kiri berarti sedang mengenang masa lalu. Tanda panah ke kanan berarti siap untuk menyongsong masa depan. Tanda panah ke suatu objek berarti marah atau penasaran dengan objek tersebut.
  • Burung = Memiliki daya imajinasi yang tinggi, penuh petimbangan, cinta kasih, dan menyukai kebebasan.
  • Kotak-kotak dan bentuk geometris = pribadi yang terorganisasi dan problem solver yang baik.
  • Lingkaran = flesksibel, mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri. Memiliki iman yang kuat sehingga memiliki jiwa optimis dan pantang menyerah.
  • Bunga = riang, ceria, bahagia menjadi diri sendiri, menikmati hidup, dan sedang mencari cinta.
  • Simbol mata uang = sedang banyak uang atau sama sekali tidak punya uang dan berharap bisa punya uang banyak.
  • Mata = mencerminkan cara memandang dunia. Mata kecil mencerminkan perenungan dan mata yang besar menunjukkan kecurigaan dan perasaan yang sangat sensitif
  • Anting = suka membesar-besarkan segala sesuatu.
  • Wajah dengan warna redup = sikap waspada.
  • Wajah dengan warna gelap = karakter dominan namun labil.
  • Jerapah = ingin mengetahui seberapa besar daya tarik terhadap lawan jenis, semakin panjang leher jerapah yang digambar, semakin dalam pesona dalam diri yang ingin digali.
  • Happy face = perilaku yang ditampilkan tidak sejalan dengan hati nurani. Namun pribadi ini senang menebar keceriaan di sekitarnya dan senang bertemu dengan banyak orang juga bersahabat dengan siapapun.
  • Jantung hati = penuh cinta, welas asih, dan pengertian.
  • Inisial = ingin tahu lebih banyak tentang pemilik inisial dimaksud.
  • Bentuk yang saling bertautan = mencerminkan pemikiran yang logis dan senang berbagi segala hal dengan orang-orang di sekeliling.
  • Garis bergerigi = sedang merasa terhimpit dan marah. Apabila garis tersebut melingkari suatu objek mencerminkan rasa balas dendam. Namun jika garis tersebut melingkar tapat di atas suatu objek berarti sedang marah terhadap sesuatu
  • Ciuman = mendambakan cinta
  • Pisau = sisi agresif yang tersembunyi
  • Benang kusut = lingkaran kusut yang besar melambangkan keinginan akan gaya hidup bebas yang menggelnding begitu saja. Lingkaran kusut yang kecil melambangkan perasaan marah yang terpendam
  • Bibir = bibir tipis menunjukkan kekhawatiran dan bibir terbuka mencerminkan perhatian dan rasa cinta kasih
  • Kumis = apabila suka menambahkan kumis, kacamata, atau tanduk pada foto/gambar orang, berarti sedang menginginkan untuk dapat hidup mandiri
  • Uang = keinginan untuk meraih sukses, kekuatan, dan jabatan lebih dari yang dimiliki saat ini
  • Nama = menulis nama seseorang berulang kali menandakan rasa penasaran dan perhatian terhadap si pemilik nama. Sedangkan coretan nama sendiri disertai desain khusus di sekitarnya melambangkan pencarian jati diri.
  • Gurita = simbol dari kelahiran kembali. Sama maknanya seperti laba-laba dan naga. Bisa juga sedang merasa jenuh dan tidak menarik.
  • Batu dan kerikil = pribadi yang rendah hati dan memiliki pikiran bahwa hidup penuh dengan tantangan dan cobaaan yang harus dihadapi.
  • Pasangan = kekhawatiran akan perpisahan. Dapat juga mencerminkan cara pandang yang seimbang antara segi positif dan negatif
  • Tanda tanya = keraguan yang selalu menyelimuti pikiran
  • Hujan = depresi yang cukup dalam
  • Pelangi = usaha untuk mencerminkan rasa stres dan kesedihan yang selama ini terpendam
  • Bintang = sosok yang optimis, tangguh, dan tidak mudah larut dalam kekecewaan karena memiliki sifat ambisius dan yakin terhadap cita-cita
  • Sosok tegak = haus perhatian
  • Matahari = sedang senang dan bahagia
  • Garis-garis = pesimis dengan ide-ide baru dan memerlukan motivasi dari orang-orang terdekat
  • Segitiga = pandai mengatur segala sesuatu dengan baik
  • Wajah cemberut = menunjukkan mood yang sedang tidak bagus dan rasa tidak suka terhadap orang lain
  • Unicorn = mengekspresikan harapan dan perasaan yang murni
  • Vampir = suka mengambil keuntungan dari orang lain
  • Gunung = amarah yang meledak-ledak
  • Aliran air = aliran air yang tenang melambangkan suasana hati yang damai. Laut yang penuh ombak bergulung menandakan kekhawatiran akan bencana
  • Rumah kecil dikelilingi pagar = keinginan akan kasih sayang, kehangatan, dan kenyamanan dari sebuah rumah
  • Huruf X dan O = pribadi yang kompetitif dan serius dalam menghadapi hidup
  • Huruf Y = tidak yakin dalam mengambil keputusan
  • Angka 0 = lambang dari segala sesuatu yang bersifat kontradiktif. Bisa juga mencerminkan perasaan terpuruk
  • Huruf Z = tipe pekerja keras.
sumber: http://mystys.wordpress.com dan http://santai2008.wordpress.com

Sabtu, 28 Juli 2012

Ketika Slogan Iklan Terpleset Masuk Dunia Kuliah

Otak-otak kreatif para humoris memang patut diacungi jempol. Bukan hal yang mudah untuk membuat sebuah lawakan. Terkadang inspirasi joke bisa datang darimana saja,tak terkecuali dari media iklan televisi. Berikut ini ada 50 lebih joke yang tercipta berkat slogan iklan yang sering banget kita dengar bagi yang sering nonton televisi.
1. Ingin kuliah lancar? Minum VEGETA setiap hari
2. Ingin skripsi lebih selesai dgn cepat? Pake MOLTO ULTRA sekali bilas
3. Mau cepet ngerjain soal UAS ? Pake RINSO kekuatan 10 tangan!
4. Dosen: kertas UAS kamu kenapa kosong? | mahasiswa: pake BAYCLEAN, kertas putih seperti baru!
5. Sayangi IP-mu!! GARNIER
6. Pak, katanya cuman 4 soal, kok ini jadi 5 | Satu lagi dari
MAYORA….
7. Jawaban ujian bocor ? pake NODROP, pelapis soal anti bocor
8. PA (Pembimbing Akademik): nilai kamu kenapa C semua? | mahasiswa: saya minum UC1000, mengandung 100% nilai C!
9. Dosen: gimana uasnya? | Mahasiswa: MAMAMIA LEZATOS
10. Skripsi mampet? Ya DIAPET
11. skripsi BAB 4 trsendat? minum VEGETA, BAB lancaaaar….
12. Dipanggil KaJur karena bermasalah? SARIWANGI, mari nge-teh
mari bicara
13. Dosen : Kamu nyontek ya?!?!?! | mahasiswa : Cuma REJOICE kok
14. Maaf bapak telat | emang darimana pak? | dari TELKOMSEL
15. Ini jawaban punya siapa..? | Punya INDOSAT
16. Jadwal kuliah ketat? Minum WRP aja. Sure u can do, a healthy schedule
17. IP turun? Jangan khawatir, Pake KOZUI SLIMMING SUIT, mengencang IP sehingga naik 2 cm.
18. Kamu habis UAS ya? | Engga kok, cuma pake shampoo.
19. Maaf pak boleh bicara sebentar? | Bicara 30 menit hanya bayar 6 menit.
20. Mahasiswa : Pak, IP saya berapa? | Dosen : 2,4 | Mahasiswa : Kalo 3,4 boleh gak pak ? | Dosen : Jangan ditawar (pingsan)
21. IP-mu mengalihkan duniaku
22. UAS dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin
23. Eh, ada gak sih yang lebih bagus dari pak Z kalo ngasi nilai? | Yang lebih bagus ? Yang lebih mahal, banyak.
24. Kok nilai IP gue tinggi ya ? Karena otak ga pernah bohong
25. Bebas tugas, bebas memilih IP, bebas kapan mau lulus. MAU? hanya di tri
26. Banyak kata kerja dalam kamus bahasa Indonesia | nyontek, ngulang, ngebet, nongkrong, ngekost, molor, bolos, ujian, nonton
27. (di ruang rektorat) A : Permisi, Pak Rektornya ada ? | B: Lagi keramas
28. Mahasiswa cowok: Bu, kok nilai UTS saya cuma dapat 30 ? Kecil banget ? | Ibu dosen: karena cowok suka yang minim
30. Besok UAS tapi nggak belajar?? APA KATA DUNIA ??1.
31. dapet E ?! Enjoy Aja
32. Dosen: kenapa milih saya jadi pembimbing kamu? | Mahasiswa: Ga ada loe ga rame !
33. Nggak ada UAS, Ya nggak belajar
34. Mengulang kuliah itu hal biasa, life is never flat
35. Dek, mau coba kerjain soal uas saya gak? | Gak ah bang, buat anak kok coba-coba
36. Sesudah UAS berasa healthy inside fresh outside #UC1000
37. Bimbingan putus-putus? Kami ganti
38. Begitu tau dosen ga masuk itu, kaya ngebelah atmosfir berlapis-lapis, Menuju rasi bintang paling manisss….
39. Dosen: Apa susahnya dapet A, masuk ga pernah, UAS ga pernah. Mahasiswa: Aku ga punya KRS!
40.Cara supaya kita deket sama dosen? | dilihat, diraba, diterawang.
41. UAS – connecting people
42. Kok suka banget sih duduk paling depan? | Ya dong, soalnya kursi ini anti kerut anti bocor
43. UAS duduk di depan: Terdepan Mengabarkan
44. Cewe: Yank, Aku nggak kuat hafalin kisi kisi UAS | Cowo: Tinggal lep… Tinggal lep…
45. Dosen: kita ga jadi quiz. Mahasiswa: I’m lovin it
46. Punya masalah dengan nilai UAS !| PEGADAIAN *mengatasi masalah tanpa masalah*
47. Yang ini ngulang…. Yang ini enggak..
48. Dosbing: Kenapa sih kamu kalo nulis skripsi kayak curhat
begini? | Mahasiswi: karena wanita ingin dimengerti
49. Santai belum lengkap tanpa SeKRIIPSIII….
50. IP gue kecil banget, nih. Elo gimana? | Gede sih, tapi, rela bagi-bagi ?
51. Pikiran pecah-pecah gara-gara Skripsi? Ademkan dengan ADEM SARI.
52. Anak ibu IP-nya rendah? Oooh tentu tidak, kan udah minum COMBANTRIN
53. Males kuliah dan bolos terus? STOP dengan ENTROSTOP
54. Nilai saya 4 ! Mau seperti saya, berlatih keras dan makan sosis SO NICE!
55. Mau kuat waktu ditanya pas sidang skripsi? Pake MITO! Handphone nya Master Limbad.
56. Ngantuk di kala dosen mengajar? Tuntaskan dengan KALPANAX.
57. Gak nyaman ngerjain UAS ? makanya pake aki GS ASTRA, nyamannya ekstra
58. Ingin jawaban UAS berbobot? Minum L-Men! Trust me, it works

Jumat, 27 Juli 2012

Logaritma

link download

Cari paling bawah yang versi 2

Jumat, 22 Juni 2012

Definisi Galau Bagi Mahasiswa



Galau
Definisi Galau Bagi Mahasiswa - "GALAU" makanan apaan tuh? "galau adalah sejenis makanan kaleng yang di awetkan dan memabukkan" <<< yang barusan boleh ngarang sendiri jangan di pikirin!! yang jelas jangan nanya gua definisi/pengertian galau dalam kamus besar bahasa indonesia agar tidak terjadi pelecehan kata, karna gua bukan jurusan bahasa indonesia *ngisep jempol* buat gua galau adalah ketika datang kuliah telad udah Jam 5 teng, dijalan macet ada nenek2 lagi nyebrang berjamaah, trus nyampe kelas eh rupanya ada Quis dadakan, semalam g belajar, tpi untung kata dosen boleh open book, tpi g boleh nyontek, pas liat isi tas salah bawa materi kuliah.... sial banget... oke lupain yang barusan,  masih seputar suka duka kehidupan mahasiswa, kali ini gua pengen share definisi galau bagi mahasiswa,, hue'e'e'e'eeeee,, cekibroooootttt....!!!!
Galau adalah saat nahan kentut waktu konsultasi ama dosen pembimbing...

Galau Mahasiswa


Galau adalah ketika uang bulanan datang terlambat...

Galau Mahasiswa


Galau adalah ketika belum sempat buat contekan untuk ujian besok...

Galau UAS


Galau adalah saat ujian semesteran kagak bisa nyontek...

Galau UTS


Galau adalah saat hasil ujian tak seperti di dalam mimpi tadi malam...

Galau UAS


Galau adalah saat H-1 tapi tugas belum kelar-kelar...

Galau Tugas


Galau adalah saat tugas berantakan...

Galau Tugas


Galau adalah saat di tanya "eh IP lo semester kemaren berapa?"



Segalau-galaunya mahasiswa, kagak bakal lebih galau dari pada saat rayuan ala si raja gombal di tolak mentah-mentah ama si dia... always alone... hiks... (jomblo sejati)

Galau Cinta